Mobil Suzuki Carry Terbakar Usai Isi BBM Di SPBU Winong Pati Diduga Akibat Korsleting Listrik

PATI,BIZZNETLINK.COM – Sebuah mobil Suzuki Carry berwarna merah marun terbakar sesaat setelah selesai mengisi bahan bakar di SPBU Winong, Kabupaten Pati, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 08.45 WIB. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa meski menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp.15 juta.
Korban diketahui berinisial M.A.M. (35), warga Kecamatan Winong. Saat kejadian, korban baru saja selesai mengisi BBM jenis Pertalite dan hendak menyalakan mesin kendaraan sebelum melakukan pembayaran di area SPBU.
Berdasarkan keterangan awal, sesaat setelah mesin dinyalakan muncul percikan api dari bagian bawah kemudi kendaraan. Menyadari adanya api, pengemudi segera mengarahkan mobil ke tepi jalan agar tidak membahayakan fasilitas SPBU maupun pengguna lainnya.
Saksi berinisial K.A. (32) yang merupakan petugas SPBU, bersama saksi Y.R.A. (34) serta sejumlah petugas dan warga sekitar, langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas sehingga situasi dapat segera dikendalikan.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Winong yang dipimpin Ka SPK bersama piket fungsi dan Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Dari hasil penyelidikan awal di lokasi, polisi menduga sumber api berasal dari korsleting instalasi kelistrikan yang berada di bawah kemudi kendaraan. Dugaan tersebut masih akan didalami melalui proses penyelidikan lebih lanjut.
Akibat kebakaran itu, satu unit Suzuki Carry mengalami kerusakan akibat terbakar. Selain kendaraan, dua unit telepon genggam, satu lembar STNK, dan satu buku BPKB yang berada di dalam mobil juga ikut hangus terbakar. Total kerugian material diperkirakan sekitar Rp.15 juta.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Winong AKP Gandhi Soeprijanto mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi, mengamankan TKP, melakukan penyelidikan awal, hingga menyusun laporan resmi atas peristiwa tersebut.
"Begitu menerima informasi, anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan area dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Penanganan cepat ini juga bertujuan menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian," ujar AKP Gandhi.
Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut. "Indikasi awal mengarah pada korsleting listrik di bagian bawah kemudi kendaraan. Meski demikian, kami tetap melakukan pendalaman agar penyebab pasti kebakaran dapat dipastikan secara ilmiah," jelasnya.

AKP Gandhi juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan sistem kelistrikan kendaraan sebelum digunakan, terutama bagi kendaraan yang telah berusia cukup lama. "Pastikan instalasi listrik kendaraan dalam kondisi baik dan segera lakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan. Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya," tegasnya.

AKP Gandhi Soeprijanto juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 apabila menemukan kejadian darurat, kebakaran, kecelakaan, maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar. Menurutnya, laporan yang cepat dari masyarakat akan mempercepat respons petugas di lapangan sehingga potensi kerugian maupun risiko terhadap keselamatan dapat diminimalkan.

"Apabila masyarakat mengetahui atau mengalami keadaan darurat yang membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam tanpa dipungut biaya. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula personel dapat memberikan pertolongan dan penanganan di lokasi kejadian," pungkas AKP Gandhi Soeprijanto.(EKO/HMS)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak