Satpolairud Polresta Pati Amankan Tradisi Larung Sesaji Sedekah Laut Alasdowo Berlangsung Meriah Dan Kondusif

PATI,BIZZNETLINK.COM – Tradisi larung sesaji dalam rangka sedekah laut Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati Tahun 2026 berlangsung khidmat dan meriah pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan budaya tahunan masyarakat nelayan tersebut mendapat pengamanan langsung dari jajaran Satpolairud Polresta Pati guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.
Pengamanan dipimpin Ps. KBO Satpolairud Polresta Pati Aipda Eko Setiyanto, S.H., bersama sejumlah personel Satpolairud yang diterjunkan di dua titik utama, yakni kawasan muara sungai Desa Alasdowo dan perairan laut tempat pelaksanaan larung sesaji.
Tradisi sedekah laut diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Alasdowo, dilanjutkan penyerahan miniatur kapal yang akan dilarung ke laut. Setelah itu, rombongan nelayan bersama warga berangkat menuju tengah laut menggunakan perahu untuk melaksanakan prosesi adat.
Dalam prosesi tersebut, tokoh agama setempat memimpin doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil laut yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat nelayan Desa Alasdowo.
Puncak acara ditandai dengan pelarungan miniatur kapal yang berisi kepala kambing ke tengah laut sebagai simbol persembahan adat dan harapan keselamatan serta keberkahan bagi para nelayan saat melaut. Setelah prosesi selesai, rombongan nelayan kembali ke bantaran sungai dengan tertib.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan kegiatan budaya masyarakat dapat berlangsung aman tanpa gangguan serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta yang hadir.

“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya tradisi budaya yang sudah menjadi warisan turun-temurun agar tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kompol Hendrik.

Ia menambahkan, tradisi sedekah laut bukan hanya bentuk pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat nelayan serta ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai identitas budaya masyarakat pesisir Kabupaten Pati,” tambahnya.

Kompol Hendrik juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga keamanan selama kegiatan masyarakat berlangsung dan tidak segan melaporkan apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun keadaan darurat melalui Call Center Polri 110 yang aktif melayani masyarakat selama 24 jam secara gratis.(EKO/HMS)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak