PATI,BIZZNETLINK.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati melaksanakan asesmen terhadap 44 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari proses seleksi calon peserta program rehabilitasi dan re-edukasi berbasis ketahanan pangan,Kamis (8/10/2026).
Kegiatan asesmen dilaksanakan oleh Tim Registrasi Lapas Pati, Tim Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pati, serta Tim Kesehatan Lapas Pati untuk mengetahui kelayakan dan kesiapan WBP dalam mengikuti program.
Asesmen dilakukan dengan memperhatikan sejumlah aspek, di antaranya hasil asesmen Risiko Residivisme Indonesia (RRI), kebutuhan kriminogenik, minat dan bakat, motivasi dan kesiapan berubah, sikap kerja, kesiapan fisik dan mental, serta kapasitas kerja. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi dan potensi masing-masing WBP sebelum ditentukan kelayakannya untuk mengikuti program.
Selain penilaian melalui wawancara dan data asesmen yang telah tersedia, kapasitas kerja WBP juga dilihat melalui uji ketahanan fisik singkat, riwayat kegiatan kerja selama berada di Lapas, serta tugas praktik selama 10 menit. Hasil asesmen selanjutnya menjadi data dukung dalam menentukan kategori kelayakan WBP dan rekomendasi yang akan dibawa dalam sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen secara menyeluruh diperlukan agar proses penempatan WBP dalam program dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
“Kami berharap asesmen ini dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai kesiapan dan potensi warga binaan. Dengan begitu, program rehabilitasi dan re-edukasi dapat diberikan kepada warga binaan yang sesuai dengan kriteria dan mampu mengikuti kegiatan dengan baik,” ujar Suprihadi.(EKO/HMS)
Tags
Daerah