Polisi Pati “Jaga Dari Pesisir” Nelayan Juwana Diingatkan Soal Keselamatan Dan Bahaya Kebakaran

PATI,BIZZNETLINK.COM – Satpolairud Polresta Pati turun langsung menyambangi masyarakat pesisir di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit II Juwana, Kabupaten Pati. Kehadiran polisi ini menjadi bagian dari upaya membangun Sabuk Kamtibmas Pesisir agar situasi keamanan tetap terjaga, Selasa (8/9/2026).
Lima personel Satpolairud Polresta Pati diterjunkan untuk patroli sekaligus berdialog dengan warga dan nelayan. Petugas memberikan sejumlah imbauan terkait keamanan, keselamatan saat bekerja hingga menjaga kerukunan antarnelayan.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M. mengatakan Sabuk Kamtibmas Pesisir merupakan langkah preventif dengan mendekatkan polisi kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir.
"Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Kami ingin membangun komunikasi sejak awal dengan masyarakat pesisir, mendengar kondisi mereka dan bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif," kata Kompol Hendrik Irawan.
Menurut Kompol Hendrik, masyarakat nelayan memiliki aktivitas yang sangat dekat dengan kondisi perairan sehingga aspek keselamatan harus menjadi perhatian. Petugas mengingatkan nelayan agar selalu berhati-hati saat menjalankan pekerjaan serta saling menghormati dengan nelayan lainnya.

"Kami mengimbau para nelayan untuk mengutamakan keselamatan dalam bekerja. Selain itu, mari bersama-sama menjaga keharmonisan, saling menghormati dan tidak mudah terprovokasi apabila terjadi persoalan di lapangan," ujarnya.

Petugas juga mengajak masyarakat pesisir ikut menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, komunikasi antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

"Kalau ada persoalan atau potensi gangguan keamanan, jangan dibiarkan. Sampaikan kepada petugas sehingga dapat segera kita komunikasikan dan cari penyelesaiannya secara baik," jelas Kompol Hendrik.

Selain kamtibmas, petugas turut mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga diminta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan, terlebih kondisi cuaca yang terik dan kering dapat memperbesar risiko terjadinya kebakaran.

"Kondisi kemarau panjang membuat lingkungan lebih mudah terbakar. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama yang masih menyala. Hal sederhana seperti ini penting untuk mencegah kebakaran," tegasnya.

Kompol Hendrik menambahkan, kegiatan sambang tersebut akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya Satpolairud memperkuat hubungan dengan masyarakat pesisir. Polisi berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi terkait keamanan maupun persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.

"Kami ingin masyarakat pesisir merasa bahwa polisi adalah bagian dari mereka. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga keamanan dan menciptakan suasana pesisir yang rukun, aman dan damai," pungkas Kompol Hendrik.

Satpolairud Polresta Pati mengajak seluruh masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan dan kerukunan. Apabila membutuhkan bantuan polisi atau menemukan gangguan keamanan maupun kondisi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center Polri 110 untuk mendapatkan pelayanan dan respons petugas.(EKO/HMS)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak