PATI,BIZZNETLINK.COM – Usai pelaksanaan Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 di halaman Mapolresta Pati, Polresta Pati langsung melanjutkan rangkaian kegiatan dengan pembukaan lomba E-Sport tingkat Polresta Pati, pembacaan Deklarasi Kamtibmas, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Konten AI. Kegiatan yang digelar Rabu (20/5/2026) tersebut berlangsung meriah dan menjadi bagian dari upaya Polresta Pati merangkul generasi muda melalui pendekatan digital dan edukatif.
Upacara Harkitnas yang berlangsung khidmat diikuti oleh personel Polresta Pati, para kepala sekolah, guru, serta siswa-siswi dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Pati. Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini tidak hanya menjadi sarana menanamkan semangat nasionalisme, namun juga dikemas dengan kegiatan kreatif yang dekat dengan dunia generasi muda saat ini.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Lomba E-Sport dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 tingkat Polresta Pati. Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Plt. Wakapolresta Pati Kompol Anwar, S.H., M.H. melalui prosesi pemukulan gong, yang menandai dimulainya kompetisi sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan sportivitas generasi muda di era digital.
Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan pembacaan Deklarasi Kamtibmas oleh perwakilan siswa yang diikuti seluruh peserta. Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara pelajar dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Pada kesempatan itu, Polresta Pati juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Konten AI tingkat Polresta Pati Tahun 2026. Kompetisi yang mengangkat tema “Pelajar Pati Anti Tindakan Kriminal, Generasi Cerdas Berbasis AI, Jaga Kamtibmas di Era Digital” itu sukses menarik antusiasme luar biasa dengan jumlah peserta mencapai 3.279 peserta, terdiri dari 2.022 peserta kategori flyer digital AI dan 1.257 peserta kategori video AI.
Kapolresta Pati melalui Kasat Binmas Polresta Pati, Kompol Sunar, mengatakan tingginya partisipasi pelajar dalam lomba ini menunjukkan bahwa generasi muda Pati memiliki kreativitas besar dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menyampaikan pesan-pesan positif terkait kamtibmas.
“Ini menjadi bukti bahwa pelajar di Kabupaten Pati mampu memanfaatkan teknologi AI secara kreatif, inovatif, dan edukatif untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Kompol Sunar menambahkan, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pendekatan Polri kepada generasi muda agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin anak-anak muda tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga bisa mengisinya dengan konten yang mendidik, inspiratif, serta memiliki pesan sosial yang kuat,” lanjutnya.
Dalam proses penilaian, karya peserta dinilai oleh dewan juri yang berasal dari berbagai unsur, yakni Bripka Urip Prasojo, S.H. dari Polresta Pati, jurnalis sekaligus konten kreator Eko Kuswanto, serta unsur akademisi dari kalangan pendidikan Arif Hidayat, S.Kom., M.Pd. (Guru SMK N 2 Pati). Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kreativitas, orisinalitas, kekuatan pesan, serta kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi AI untuk kampanye edukasi kamtibmas.
Adapun para pemenang kategori Video AI berhasil diraih oleh Insya Lailatul Qodriyah dari MA Darun Najah sebagai juara pertama, disusul Vemaz Candra Algadinata dari SMA Negeri 1 Kayen sebagai juara kedua, dan Shafa Wilda Safira dari SMA Negeri 1 Pati sebagai juara ketiga. Sementara kategori Flyer Digital AI juara pertama diraih Marsa Husniyah Imamah dari MA Mattholi’ul Huda Pucakwangi, juara kedua Arrafi Dwi Saputro dari MA Al Hikmah, dan juara ketiga Abie Dhamar Sasongko dari SMK Tunas Harapan Pati.
Kompol Sunar berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana edukasi sekaligus pembinaan generasi muda di era digital.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, pelajar semakin sadar pentingnya menjaga kamtibmas, menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, narkoba, judi online, bullying maupun pelanggaran hukum lainnya, serta mampu menjadi generasi cerdas yang membawa perubahan positif bagi lingkungan,” pungkasnya.(EKO/HMS)
Tags
Pendidikan