PATI,BIZZNETLINK.COM - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati melaksanakan patroli malam sekaligus memberikan imbauan kamtibmas di sejumlah wilayah terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (18/1/2026) malam. Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dengan menyasar desa-desa yang mengalami genangan cukup tinggi.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, mengatakan patroli malam ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan serta untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga. Salah seorang warga Desa Bumirejo menyampaikan apresiasinya dengan mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Satpolairud Polresta Pati yang sudah berpatroli dan memperhatikan kondisi warga saat banjir.” Hal serupa disampaikan warga Desa Kedungpancing yang menyebut kehadiran polisi membuat warga merasa lebih aman. “Dengan adanya patroli ini, kami merasa lebih tenang,” ujarnya. Sementara warga Desa Tluwah dan Desa Jepuro juga mengungkapkan rasa terima kasih atas imbauan yang diberikan petugas, terutama terkait keselamatan dan keamanan lingkungan.
Menurut Kompol Hendrik, patroli dilakukan menggunakan satu unit long boat mengingat ketinggian air di beberapa ruas jalan cukup tinggi. “Kami menyesuaikan sarana yang digunakan dengan kondisi lapangan. Beberapa wilayah hanya bisa dijangkau menggunakan perahu karena ketinggian air mencapai lebih dari satu meter,” jelasnya.
Dalam patroli tersebut, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga yang masih bertahan di rumah masing-masing. Kompol Hendrik menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama terkait instalasi listrik. “Kami mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap aliran listrik guna mencegah terjadinya korsleting atau kecelakaan,” katanya.
Selain itu, Kompol Hendrik mengimbau warga untuk saling menjaga keamanan lingkungan di tengah situasi banjir. “Kondisi seperti ini rawan terhadap tindak kriminal, sehingga kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya turut memberikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi pasang surut air laut yang dapat memengaruhi ketinggian banjir. “Pasang air laut menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat memperparah genangan,” tambah Kompol Hendrik.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air di Desa Bumirejo, Kedungpancing, Tluwah, dan Jepuro bervariasi antara 50 sentimeter hingga 150 sentimeter. Kompol Hendrik menyebutkan, kondisi tersebut masih berpotensi meningkat seiring tingginya curah hujan.
Menutup keterangannya, Kompol Hendrik memastikan seluruh rangkaian kegiatan patroli malam berjalan aman dan lancar. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan patroli rutin selama kondisi banjir masih berlangsung demi menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat,” pungkasnya.(EKO/HMS)
Tags
Daerah