SOLO,Bizznetlink -- Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membuka ruang aduan dari masyarakat melalui media sosial. Ia juga berkomitmen untuk menanggapinya secara cepat. "(Solo) kan 'smart city', reformasi birokrasi, pokoknya kami ingin semuanya serba cepat," katanya di Solo, Selasa (2/3/2021).
Ia mengatakan hal ini sesuai dengan
instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada pelantikan kepala daerah
beberapa waktu lalu, yaitu kepala daerah diharuskan memiliki akun sosial media.
Selanjutnya, akun sosial media ini dijadikan sebagai kanal aduan masyarakat
yang ingin menyampaikan keluh kesahnya kepada wali kota. "Kita sudah
mulai, ada aduan masyarakat tentang aspal bolong, genangan air, secara 'fast
respons' kami tangani semua," katanya.
Ia mengakui selama ini Pemerintah Kota
Surakarta sudah membuka ruang aduan dari masyarakat melalui program unit
layanan aduan Surakarta (ULAS). Kendati demikian, menurut dia, ULAS sifatnya
kurang pribadi.
"(Dengan sosial media) warga akan
lebih terbuka untuk sambat ke Wali Kota langsung. Kalau ULAS kan keluhan
ditulis, dibaca banyak orang. Ini (sosial media) kan lebih 'private' (pribadi),
langsung 'fast respon' (respon cepat)," katanya.
Dengan adanya aduan dari masyarakat yang
masuk ke akunnya, maka Wali Kota bisa langsung melakukan koordinasi dengan
dinas terkait. "Bisa diselesaikan dalam berapa hari. Yang pasti ULAS sudah
berjalan baik tetapi akan lebih baik lagi kalau kepala daerahnya aktif di
sosial media," katanya. (EKO/HERKY)

